Mengoptimalkan Kecerdasan dan Fungsi Otak Anak dengan DHA

0
394
white head with brain word from scrabbles letters
Brain word scattered on a white head. Business photo created by freepik - www.freepik.com

DHA atau Docosahexaenoic acid adalah komponen utama yang membentuk struktur sel saraf di otak, dan DHA juga banyak ditemukan di otak hewan mamalia. Fungsi dari DHA sendiri adalah untuk membantu transmisi pesan dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya, dan juga untuk melindungi otak dari oksidasi dan menjaga neuroplastisitas otak. Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk mereorganisasi dirinya, baik pada struktur dan fungsi. Otak dapat melakukan perubahan pada dirinya dengan melakukan :

  1. Neurogenesis (pembentukan saraf baru)
  2. Koneksi saraf baru
  3. Penguatan saraf yg didapat dari proses pengulangan
  4. Pelemahan saraf yg terjadi karena jarang dipakai

Selain itu, DHA juga merupakan komponen yang penting dalam menjaga kesehatan mata. DHA juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, agar perkembangan otak dan mata bayi sehat dan optimal. DHA juga dipercaya berkontribusi terhadap perkembangan janin yang dapat mendukung daya pembelajaran, performa motorik dan memori, serta perkembangan sikap si kecil nanti. Selain dikonsumsi pada masa kehamilan dan menyusui, DHA juga baik dikonsumsi oleh anak hingga orang dewasa.

DHA juga memiliki peran penting dalam perkembangan otak anak. DHA dipercaya mampu meningkatkan kemampuan konsentrasi anak di bawah usia 12 tahun, serta memperbaiki daya ingat. Oleh karena itu, usahakan untuk mencukupi kebutuhan DHA pada anak, agar otaknya dapat berkembang dengan optimal.

Rekomendasi asupan harian DHA untuk anak 2-4 tahun adalah 100-150mg, sedangkan untuk anak 4-6 tahun adalah 150-200mg, dan untuk anak 6-10 tahun adalah 200-250mg perhari (FAO, 2010).

DHA dapat ditemui di berbagai jenis ikan, seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden. Kebutuhan DHA bisa dicukupi dengan mengonsumsi ikan 2-3 kali dalam seminggu, namun jika Anda tidak suka ikan atau tidak dapat mengonsumsi ikan 2-3 kali dalam seminggu, maka Anda bisa mencukupinya dengan mengonsumsi suplemen minyak ikan, karena minyak ikan mengandung EPA dan DHA.

Sardines at fish market
Ikan sarden di pasar ikan. Food photo created by foodiesfeed – www.freepik.com

Walaupun DHA memiliki banyak manfaat untuk tubuh, khususnya otak, Anda tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen yang mengandung DHA, apalagi jika konsumsinya dalam jangka panjang. Nah, jika Anda tertarik untuk mulai memberikan suplemen DHA untuk Si Kecil, Anda bisa mencoba beberapa suplemen DHA untuk anak di bawah ini :

Anda bisa mendapatkan suplemen DHA untuk anak di Vitamin Diskon atau dapat melalui IG @vitamindiskon.

Referensi : Calder, P. C. (2013). Nutritional benefits of omega-3 fatty acids. Food Enrichment with Omega-3 Fatty Acids, 3–26. doi:10.1533/9780857098863.1.3 
Suvarna, V., & Singh, V. (2019). DHA A Key Supplement for Neurologic Health—An Insight. Omega Fatty Acids in Brain and Neurological Health, 409–419. doi:10.1016/b978-0-12-815238-6.00026-2