Cegah Osteoporosis dengan Memenuhi Nutrisi untuk Tulang

Tulang adalah penopang tubuh. Tanpa tulang kita tidak bisa berdiri tegak. Tulang mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan dan berlangsung hingga dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan tulang mencapai batas maksimum (puncak massa tulang) pada usia 35 tahun. Pada rentang usia 16-18 tahun, tulang perlahan-lahan akan berhenti tumbuh, sementara massa tulang akan terus bertambah hingga usia akhir 20-an. Namun proses ini melambat seiring dengan pertambahan usia manusia.

0
164
Flat lay variety of fresh dairy products
Nutrisi untuk tulang yang sehat. Background photo created by freepik - www.freepik.com

Tulang adalah penopang tubuh. Tanpa tulang kita tidak bisa berdiri tegak. Tulang mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan dan berlangsung hingga dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan tulang mencapai batas maksimum (puncak massa tulang) pada usia 35 tahun. Pada rentang usia 16-18 tahun, tulang perlahan-lahan akan berhenti tumbuh, sementara massa tulang akan terus bertambah hingga usia akhir 20-an. Namun proses ini melambat seiring dengan pertambahan usia manusia. Secara perlahan, kepadatan tulang akan makin berkurang dan proses ini dimulai sekitar umur 35 tahun.

Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung kalsium adalah salah satu penyebab utama terjangkit osteoporosis. Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak. Namun jangan khawatir, karena Anda bisa mengurangi resiko terkena osteoporosis dengan mencukupi kebutuhan nutrisi berikut :

  1. Kalsium, anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium dengan mengonsumsi produk yang mengandung susu, seperti susu sapi, yoghurt, dan keju. Bagi Anda yang memiliki alergi terhadap susu sapi, maka Anda bisa mencoba susu soya yang sudah ditambahkan zat kalsium di dalamnya.
  2. Vitamin D, vitamin ini berperan penting dalam penyerapan kalsium. Anda bisa mendapatkan vitamin D dengan cara berjemur di bawah sinar matahari selama 10-15 menit. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan untuk mencukupi kebutuhan vitamin D.
  3. Protein, mencukupi asupan protein penting untuk mempertahankan kesehatan tulang, dan kekurangan asupan protein dapat menyebabkan hilangnya kepadatan tulang.
  4. Vitamin K, membantu proses pembentukan tulang dan mengoptimalkan penyerapan kalsium.
  5. Sodium, dapat memperlambat bone loss atau kehilangan kepadatan tulang.
  6. Magnesium, membantu penyerapan kalsium, dan menjaga struktur tulang yang kuat.

Nutrisi ini dapat dipenuhi dengan mengonsumsi telur, sayur-sayuran dan produk dairy, seperti susu, yoghurt, dan keju. Jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari sumber makanan, maka Anda bisa mencoba mengosumsi suplemen untuk tulang. Berikut rekomendasi suplemen terbaik untuk tulang :

  • Wellness Calcigro adalah suplemen tulang untuk anak yang mengandung kalsium 250mg tiap kapsulnya ditambah dengan vitamin D3, Magnesium dan Boron yang dapat membantu dalam pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat.
  • Blackmores Calcimag Multi adalah suplemen dengan kandungan Kalsium dan berbagai macam mineral penting yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang seperti pencegahan terhadap gangguan pada tulang, mencegah tulang agar tidak cepat keropos.
  • Wellness OS-CAL adalah suplemen kesehatan yang mengandung kalsium, vitamin D, magnesium dan vitamin K untuk menjaga kesehatan tulang & gigi serta mencegah osteoporosis.
  • Nutrimax Osteo Gard mengandung kalsium sitrat, vitamin D, magnesium, Zinc, dan Boron yang dapat membantu mengoptimalkan penyerapan kalsium untuk menambah kepadatan dan memperkokoh struktur tulang.

Anda bisa mendapatkan suplemen untuk tulang di Vitamin Diskon atau dapat melalui IG @vitamindiskon.

Referensi :
Rizzoli, R. (2008). Nutrition: its role in bone health. Best Practice & Research Clinical Endocrinology & Metabolism, 22(5), 813–829. doi:10.1016/j.beem.2008.08.005
Goldberg, G. (2004). Nutrition and bone. Women’s Health Medicine, 1(1), 25–29. doi:10.1383/wohm.1.1.25.55408
WebMD (2015). Build Stronger Bones with Nutrition.